Showing posts with label SUPER. Show all posts
Showing posts with label SUPER. Show all posts

Galaxy Pro dan Galaxy S Super Menyusul

By Tips Trik Komputer on 2011-04-27

ANDRA/FORSEL
Samsung Galaxy Pro, versi Android pertama Samsung yang memakai tombol ketik dan layar sentuh.

JAKARTA, KOMPAS.COM- Indikasi Samsung semakin menguasai pasar ponsel Android di Indonesia tampaknya sudah terlihat. Perjalanan masih panjang, namun Samsung Electronics Indonesia tak bisa diam. Setelah merilis empat seri Galaxy (Ace, Mini, Gio, dan Fit), hari ini dirilis dua seri yang berbeda dengan empat seri tadi.

Mereka adalah pasukan baru, antara lain Samsung Galaxy Pro yang dilengkapi dua input (layar sentuh dan QWERTY) serta Samsung Galaxy S Super Clear LCD. Keduanya bakal meramaikan kelompok Android.

Galaxy Pro misalnya datang untuk memberikan pikatan bagi yang masih suka tombol ketik manual. Desainnya cukup seksi dan telah memakai OS Android Froyo. Konsep SNS (Social Networking Service) tampaknya ingin dikedepankan oleh seri ini. Fakta yang bisa kita lihat selain pemakaian tombol ketik tadi, juga Samsung telah menawarkan sebuah instant messeging sendiri bernama Samsung IM. Selain itu, seri ini juga diharapkan akan banyak dipakai untuk memanfaatkan aplikasi baru bernama WhatsApp yang belakangan disebut-sebut akan menjadi aplikasi pembunuh BBM (BlackBerry Messenger). Sebab, dengan aplikasi ini -yang bahkan sejumlah fiturnya melebihi BBM- setiap orang bisa saling terhubung dengan percakapan teks tanpa pandang bulu. iPhone, Nokia, Samsung, atau apapun produknya akan mudah melakukan chat. Ini lantaran WhatsApp tak memerlukan ID atau PIN khusus, namun menggunakan nomor telepon.

Galaxy Pro diperkuat oleh prosesor yang cukup untuk kelasnya, sebesar 800 MHz. Kamera beresolusi 3 MP menjadi bagian lain dari kekuatan yang diandalkan. Memorinya seluas 512 MB dengan tambahan kartu memori yang sanggup menelan data sampai 32 GB. Punya layar seluas 2,8 inci, namun teknologi yang dipakai masih resistif.

Sementara penerus Galaxy S yang luar biasa penjualannya diusung oleh Galaxy S yang kini diembel-embeli Super Clear LCD. Ya, kekuatan kualitas layar seluas 4 inci itu menjadi ujung tombak seri ini. Tampilan layar lebih terang, faktor refeksi akibat pantulan sinar dikurangi, dan respon yang lebih cepat ketika Anda melakukan input. Hal ini akan tampak ketika Anda operasikan. Sedangkan ketajam layar bisa dibuktikan saat memutar video berdefinisi tinggi (HD).

Peningkatan sektor tampilan ini juga didukung pula oleh teknologi MDNIE alias Mobile Digital Natural Image Engine), yang dipakai pada banyak televisi layar datar (LCD dan LED) Samsung bernama DLNE.

Seri ini punya prosesor yang lebih tinggi tentu saja. Yaitu 1 GHz dengan dua pilihan memori 4 GB dan 16 GB. Keduanya masih disokong oleh kartu memori.

Galaxy S Super Clear LCD memang menjadi seri high end. Maka Bluetooth-nya pun memakai versi terbaru (3.0), kamera 5 MP, serta mampu membaca hampir semua format audio dan video. Seri ini memakai OS Froyo.

Dalam konsep besar Samsung, ponsel-ponselnya sudah diintegrasikan dengan perangkat Samsung lainnya. Fitur itu bernama All Share melalui DLNA (Digital Living Network Alliance). Sehingga foto, video, atau apapun data bisa saling berbagi ke perangkat lain.

Samsung ingin menutup semua sub kategori ponsel Android. Dan, fakta sudah berbicara. Tahun ini keenam produk sudah datang. Tinggal menunggu Galaxy Tab varian berikutnya. Eka Anwar, Head of Marketing, HHP Business Samsung Electronics Indonesia, menyebut bahwa penjualan Galaxy Tab cukup sukses. "Jauh dari 10 ribu unit," ujarnya. (ANDRA/FORSEL)


View the original article here

More aboutGalaxy Pro dan Galaxy S Super Menyusul

Nusantara Super Highway Bentangkan Serat Optik 47.099 Km

By Tips Trik Komputer

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah boleh punya mimpi bernama Palapa Ring yang akan menyatukan seluruh wilayah nusantara dengan serat optik untuk mendukung komunikasi data kecepatan tinggi. PT Telkom pun punya visi serupa yang akan diwujudkannya sebagai penyedia jaringan telekomunikasi terbesar dengan proyek "Nusantara Super Highway".

"Nusantara Super Highway merupakan kelanjutan dari cita-cita Telkom untuk menyatukan Nusantara melalui visi 'Nusantara 21' yang sudah dimulai sejak 2001 dengan teknologi berbasis satelit," jelas Direktur Network and Solutions Telkom, Ermady Dahlan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/4/2011).

Namun, sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar, basis teknologi Visi Nusantara 21 disesuaikan menjadi optical network platform. Pembangunan Nusantara Super Highway dibagi ke dalam enam Ring untuk menghubungkan berbagai gugusan kepulauan di Indonesia. Enam Ring tersebut sejalan dengan penetapan "Enam Koridor Ekonomi' oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Keenam Ring dari Nusantara Super Highway tersebut sebagai berikut:

1. Ring Sumatera sepanjang 9.981 km, terbentang dari kota Banda Aceh hingga kota Bandarlampung; Ring terakhir diselesaikan adalah pembangunan Ring yang menghubungkan kota Banda Aceh hingga Medan;

2. Ring Jawa sepanjang 11.524 km, terbentang dari kota Merak hingga kota Banyuwangi;

3. Ring Kalimantan sepanjang 6.664 km, terbentang dari kota Pontianak hingga Tarakan;

4. Ring Sulawesi dan Maluku Utara sepanjang 7.233 km, terbentang dari kota Makasar, Manado, Ternate hingga Sanana.

5. Ring Bali dan Nusa Tenggara sepanjang 3.444 km, terbentang dari kota Denpasar, Mataram, Kupang hingga Atambua.

6. Ring Kepulauan Maluku dan Papua sepanjang 8.254 km, terbentang dari kota Ambon, Fak-Fak, Sorong, Manokwarihingga Jayapura dan Merauke.

Pembangunan semua Ring ICT Nusantara Super Highway dimaksud mempergunakan konfigurasi Palapa Ring. Proyek-proyek tersebut dibiayai oleh dana pembangunan Telkom sendiri. Pembangunan infrastruktur ICT tersebut akan diselesaikan secara bertahap hingga 2014 dengan fokus di Kawasan Timur Indonesia karena pembangunan infrastruktur ICT di Kawasan Barat Indonesia sudah diselesaikan. Bagian proyek yang diselesaikan hingga 2010 adalah Ring Aceh, Ring JaKa2LaDeMa (Jawa-Kalimantan-Sulawesi-Denpasar-Mataram), dan Ring MKCS (Mataram-Kupang Cable System).

Pada 2011 ini, Telkom sudah mulai membangun backbone fiber optic yang akan menghubungkan Manado, Ternate, Ambon, Fak Fak, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Fak Fak ke Timika. Diharapkan pada 2012 proyek tersebut sudah dapat dioperasikan untuk daerah Ternate dan Ambon serta selesai keseluruhan pada 2014. Sehingga pada 2015, jaringan Nusantara Super Highway akan memiliki panjang tidak kurang dari 47.099 km yang membentang dari Sumatera hingga Papua dan meliputi 421 kota/kabupaten atau 85 persen dari kota/kabupaten yang ada.


View the original article here

More aboutNusantara Super Highway Bentangkan Serat Optik 47.099 Km

SUPER v2011 build 48

By Tips Trik Komputer on 2011-04-26


SUPER v2011 build 48 is an easy-to-use Multimedia Encoder and Player, requiring only one simple click.


If you need a simple, yet very efficient tool to convert or play any Multimedia file, without reading manuals or spending long hours training, then SUPER is all you need.


SUPER supports any Multimedia file format. SUPER plays files that cannot be played with WMP or even other libavcodec-based players like MPC and VLC. SUPER also plays and saves Internet Media Streams of different protocols (mms://, rtsp://, and http://).


SUPER is the fastest and simplest tool to encode full-length movies to any other format without any time or function limitation. It does NOT require any additional external codecs. They're all built in!



View the original article here SUPER v2011 build 48

More aboutSUPER v2011 build 48